SINOPSIS BUKU

Setiap manusia pasti pernah menghadapi “badai” dalam hidupnya—baik itu berupa kegagalan karier, kehilangan orang tercinta, kehancuran finansial, maupun krisis emosional yang mematahkan semangat. Saat badai itu menerjang, semua rencana yang telah kita susun rapi sering kali hancur berantakan tanpa sisa. Buku “Peta Kita Setelah Badai” hadir sebagai sebuah refleksi mendalam bagi siapa saja yang saat ini sedang berdiri di atas puing-puing kehancuran tersebut, merasa tersesat, dan kehilangan arah untuk melangkah maju.
Melalui rangkaian kisah inspiratif dan sudut pandang yang mencerahkan, buku ini mengajak pembaca untuk menyadari bahwa kita tidak bisa lagi menggunakan peta yang lama setelah lanskap hidup kita berubah total. Kehilangan arah bukanlah sebuah akhir, melainkan sebuah titik balik untuk mengevaluasi diri, menyembuhkan luka, dan menemukan potensi tersembunyi yang selama ini tidak kita sadari. Buku ini mengulik proses transisi yang penuh perjuangan, dari rasa putus asa hingga munculnya keberanian untuk menggambar ulang rute masa depan yang baru dengan mental yang lebih tangguh.
Pada akhirnya, “Peta Kita Setelah Badai” bukan sekadar buku motivasi biasa, melainkan sebuah kompas spiritual dan mental yang siap menemani perjalanan bangkit Anda. Buku ini membuktikan bahwa badai tidak datang untuk menghancurkan hidup Anda, melainkan untuk membersihkan jalan Anda dari hal-hal yang selama ini menghambat pertumbuhan diri. Bersiaplah untuk menutup lembaran lama, mengambil pena Anda kembali, dan mulai mengukir peta kesuksesan baru yang jauh lebih bermakna.
📗 Spesifikasi Buku
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Penulis | Rubianto |
| Ukuran | 14 x 21.5 cm (A5) |
| Tebal | ± 272 halaman |
| Isi Buku | Hitam Putih – HVS 80 gr |
| Cover | Ivory 260 gr – Hardcover |
| Laminasi | Doff Elegan |
| ISBN | |
| Penerbit | Yayasan Generasi Faqih Fiddin Indonesia |







Leave a Reply